Majas Tautologi

Materi majas tautologiBerikut Merupakan pembahasan tentang majas tautologi lengkap mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, penyebab dan contohnya serta pembahasannya

Tahukah Anda apa itu majas tautology?  Secara etimologis, Tautologi berasal dari Bahasa Latin “tautologies” yang berarti pengulangan makna. Majas tautology merupakan gaya bahasa yang menggunakan pengulangan kata atau yang memiliki makna serupa untuk memberikan penegasan lebih.

Baca Selengkapnya

Majas Anafora; Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Contohnya

Majas-anafora

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, kita mengenal banyak macam-macam majas, salah satu diantaranya adalah majas anafora. Majas anafora yang termasuk dalam majas repetisi ini adalah majas yang berisi pengulangan kata atau frasa didalam satu kalimat, di mana kata yang diulang tersebut adalah kata di awal kalimat yang diulang atau ditulis kembali di tengah kalimat dan di akhir kalimat.

Baca Selengkapnya

Contoh Majas Metafora

Pengertian Majas Metafora

Ada yang tahu tidak apa itu majas metafora? Majas metafora merupakan suatu gaya bahasa yang bermakna kiasan untuk menggambarkan sesuatu objek dengan perbandingan langsung dan tepat atas dasar kata sifat yang sama atau hampir sama dengan objek lain. sifatnya bersifat implisit. Majas metafora ini banyak dipakai dalam karya sastra, tujuannya untuk mengungkapkan suatu makna dengan penenkanan pada kesan yang akan ditimbulkan.

Senada dengan pendapat tersebut, menurut Keraf (1981: 124) metafora diartikan sebagai majas yang mengandung perbandingan yang tersirat yang menyamakan hal yang satu dengan hal yang lain.

 

Ciri-ciri majas metafora:

  1. Menggunakan makna kiasan
  2. Membandingkan dengan perbandingan langsung tanpa adanya kata pembanding
  3. Tidak menggunakan kata penghubung

Contoh Majas Metafora

Contoh dari majas metafora diantarnya sebagai berikut ini:

  1. Diki itu terkenal disekolahnya sebagai buaya darat yang tidak tahu diri
  2. Kasihan anak itu dijadikan majikannya sebagai kambing hitam
  3. Aku berharap buah hatiku bisa menjadi orang yang baik dan sukses
  4. Sita dijuluki oleh teman-temannya sebagai kutu buku
  5. Ayahku keturunan darah biru dari kerajaan Keraton
  6. Adikku menjadi buah bibir karena kesuksesan yang diraihnya
  7. Setiap kali ayah pergi ke Bali selalu membawa buah tangan kahs Bali
  8. Inul menjadi sampah masyarakat karena perbuatan yang dilakukannya sendiri
  9. Rumah kepala desaku sudah dilalap oleh si jago merah
  10. Kakaku bercita-cita menjadi anak emas di sekolahnya’
  11. Tina dibawah ke meja hijau karena telah mencuri uang nenekku
  12. Usaha Nino telah gulung tikar seminggu yang lalu
  13. Aku hanya bisa gigi jari melihat dia bersama orang lain
  14. Adekku menjadi bintang kelas di sekolahnya
  15. Akhirnya si pencuri itu telah angkat kaki dari rumah Bu Suri
  16. Salah satu sikap baik yang dimiliki olehnya adalah rendah hati
  17. Berlapang dadalah jika kita tidak disenangi oleh teman
  18. Anak itu menjadi kupu-kupu malam untuk membiayai pengobatan ibunya
  19. Pengetahuan adalah jendela dunia untuk menajadikan negeri maju
  20. Guru merupakan seorang pahlawan tanpa tanda jas yang harus dihormati
  21. Ayahku menjadi tulang punggung keluarga
  22. Tulang rusuk lelaki adalah wanita yang akan menjadi teman hidupya
  23. Ica lagi naik daun karena suaranya yang sangat merdu
  24. Nino menjadi buah bibir di sekitar rumahnya
  25. Aku sangat berat hati karena berpisah dengan dia orang yang sangat aku cintai

 

 

error: Content is protected !!