Konjungsi: Jenis-jenis konjungsi, Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri dan Contohnya

jenis jenis konjungsi – Berikut Pembahasan lengkap tentang Konjungsi, mulai dari pembahasan pengertian konjungsi, ciri-ciri, fungsi, jenis-jenis konjungsi dan contohnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakattuh, para pembaca setia perlu kita ketahui dalam menyusun sebuah teks kita perlu menggunakan konjungsi untuk menggabungkan unsur- unsur bahasa tersebut yakni konjungsi.

Dalam mempelajari tentang teks aspek pembahasan yang dipelajari adalah materi konjungsi.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi tentang konjungsi yuk simak pembahasan berikut ini:

Pengertian Konjungsi

Apa itu konjungsi? Konjungsi disebut juga dengan konjungtor atau kata hunung. Jika di definikan konjungsi adalah jenis kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata dan kata, atau unsur kebangsaan lainnya.

Sebelum mempelajari macam-macam konjungsi, kita harus dapat memahami perbedaan dari kata, klausa, dan kalimat terlebih dahulu.

Kata merupakan suatu unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan dari perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa yang terdiri dari rangkaian huruf-huruf yang mengandung makna tertentu. misalnya yaitu : makan, canda, baca,dsb.

sedangkan Klausa adalah satuan gramatikal yang berupa suatu kelompok kata, minimal terdiri atas satu subjek dan satu predikat dan berpotensi menjadi kalimat tapi klausa ini lebih sederhana dibandingkan kalimat misalnya: Paman sudah datang.

Kalimat adalah satu kesatuan kata yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan, yang terdiri atas klausa, hal ini menjadikan kalimat dibilang lebih komplek dibandingkan klausa misalnya: Tadi pagi saya membeli nasi uduk di rumah Bu Nayah.

PENGERTIAN KONJUNGSI MENURUT PARA AHLI

Nah, berikut ini bagi anda yang mencari apasih arti konjungsi? simak saja dibawah ini beberapa pengertian dari konjungsi, dan jangan ljupa juga siapkan cemilan biar saat membaca pengetahuan ini tidak monoton.

ABDUL CHAER
konjungsi adalah kata-kata hubung yang digunakan untuk menggabungkan kata dengan kata, klusa dengan klausa, kalimat dengan kalimat.

Sumarlan

Menurut Sumarlan Konjungsi adalah salah satu jenis kohesi gramatikal yang dilakukan dengan cara menghubungkan suatu unsur satu dengan yang lainnya dalam sebuah kalimat, paragraf atau sebuah wacana.

Kridalaksana

Menurut Kridalaksana Konjungsi adalah suatu kategori yang memiliki fungsi sebagai memperluas satuan yang lain dalam konstruksi hipotaktis, dan selalu menghubungkan dua satuan atau lebih dalam suatu konstruksi.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI Konjungsi adalah sebuah kata maupun ungkapan penghubung antar frasa, antar kata, antar kalimat, dan antar klausa. Unsur yang dapat dirangkai atau dihubungkan seperti satuan lingual kata, klausa, frasa, kalimat serta unsur-unsur lainnya seperti alinea atau paragraf dengan penanda lanjutan serta topik pembicaraan dengan penanda disjungtif.

Dari beberapa pengertian konjungsi diatas maka kata penghubung sangat penting untuk memperjelas kalimat, karena kata penghubung unsur bahasa tulis yang memiliki pengaruh dalam pembuatan kalimat ataupun sebuah teks.

Apabila teks tersebut tidak terdapat kata penghubung bisa jadi akan sulit dimengerti terkhusus kalimat yang menggunakan kata penghubung, hal ini dikarenakan akan terjadi kerancuan dalam sebuah kalimat tersebut.

Fungsi Konjungsi

Secara umum fungsi konjungsi telah kami rangkul berikut ini.
1. Fungsi yang pertama Sebagai penghubung Kata dengan kata
2. Fungsi yang kedua Sebagai penghubung Frasa dengan frasa
3. Fungsi yang ketiga Sebagai penghubung Klausa dengan klausa
4. Fungsi yang ke empat Sebagai penghubung Kalimat dengan kalimat
5. fungsi terakhir adalah Sebagai penghubung Paragraf dengan paragraf

Setelah mengetahui fungsi dari konjungsi selanjutnya masuk di jenis-jenis konjungsi.

Ciri-ciri Konjungsi

Adapun beberapa ciri-ciri konjungsi adalah sebagai berikut:

Salah satu ciri utama konjungsi adalah untuk menghubungkan antar kata, maka letaknya akan sering ditengah kalimat, sedangkan jika menghubungkan antar kalimat, maka letaknya akan sering diawal kalimat kedua.

Selain itu ada ciri lain yang dimiliki oleh konjungsi yaitu Memiliki suatu subjek yang sama baik ketika menghubungkan antar kata atau antar kalimat, sering diikuti dengan tanda koma ketika menghubungkan antar kalimat.

Jenis jenis Konjungsi dalam Bahasa Indonesia

jenis-jenis konjungsi

Secara umum Jenis-jenis Konjungsi terbagi 2, namun per bagian ini ada juga macam macam kata konjungsi, untuk lebih jelasnya yuk simak uraiannya sebagai berikut.

Konjungsi intra kalimat
Konjungsi antara kalimat

KONJNGSI INTRAKALIMAT

Secara garis besar konjungsi di bagi menjadi 2 yang diatas.
Konjungsi intrakalimat adalah konjungsi yang berada pada satu kalimat yang berfungsi menghubungkan kata dan kata, frasa dengan frasa atau klausa dengan klausa.
Tahukah kamu konjungsi intrakalimat ini dibagi menjadi tiga kelompok yaitu;

1. Konjungsi koordinatif

Konjungsi ini adalah kata gunung yang berfungsi menghubungkan unsur yang sama penting yaitu kata yang menggabungkan kata atau klausa yang berstatus sama, misalnya kata dan, tetapi, atau, bahkan, tambahan, namun, dan lain-lain. Contoh:

Contoh kalimat dengan konjungsi koordinatif :

Aku ingin berangkat sekolah, tetapi hujan belum reda.

Dan: Dia menangis dan istrinya pun tersedu-sedu.
Dia mencari saya dan adik saya.

Melainkan: Aku yang datang ke rumahmu melainkan kamu yang datang ke rumahku.

Akan: Saya atau kamu yang akan menjemput Ibu?

Sedangkan: Doni menangis, Sedangkan istrinya hanya terdiam saja.

Tetapi: Sebenarnya Baim pandai, tetapi malas mengerkajan tugas

Jika salah satu atau kedua-duanya akan dinyatakan, maka orang sering memakai dua konjungsi secara bersamaan, yakni dan/atau dengan garis miring di antara kedua kata itu.

Kami mengundang Ketua dan/atau
Para dekan dan/atau pembantu dekan pertama diminta hadir.

2. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi subordinatif, adalah konjungsi yang berfungsi untuk menghubungkan dua klausa yang kedudukannya tidak sama misalnya menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat atau menghubungkan bagian dari kalimat subordinatif.

Contoh kata yang termasuk konjungsi koooardinatif ini adalah kata ketika, karena, sehingga, bahwa, meskipun dll.

Berikut jenis-jenis Konjungsi Subordinatif dan Contohnya:

  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan hubungan waktu; Sesudah, setelah, sebelum, sehabis, sejak, selesai, ketika, tatkala, sementara, sambil, seraya, selagi, selama, sehingga, sampai
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan syarat: Jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan pengandaian: Anadaikan, sekiranya, seandainya, seumpamanya
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan tujuan; Agar, biar, supaya
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan konsesif; Biarpun, meskipun, sekalipun walau(pun), sunguhpun, kendatipun
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan kemiripan; Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan penyebaban; Sebab, karena, oleh karena
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan pengakibatan; Sehingga, sampai (-sampai), maka(-nya)
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan penjelasan; Bahwa
  • Kata kojungsi yang berguna untuk menghubungkan Hubungan cara; Dengan

Contoh kalimat dengan konjungsi subordinatif :

Ketika: Faiz sudah meninggal ketika dokter datang.

Jika: Pak de akan naik haji jika tanah saya laku.

Akan: Saya pasti akan memaafkannya seandainya dia mau mengakui kesalahannya.

Agar: Solikin harus belajar giat agar naik kelas.

Seolah-olah: Balkis takut kepada saya seolah-olah saya ini benci dia.

Dia: Hari ini aku tidak masuk kantor karena

Padahal: Anom tidak mau membayar utangnya, padahal dia mempunyai uang.

Ketika: Ia tertidur ketika guru menjelaskan materi pelajaran.

3. Komjungsi korelatif

konjungsi ini termasuk dalam jenis konjungsi intrakalimat. konjungsi ini terdiri dari dua pasang kata yang menghubungkan dua kata, frasa, atau kalusa yang sederajat.

baik..maupun, tidak …. tetapi, dan bukan…. melainkan

nah itulah bebebrapa pembahasan dari berbagai jenis-jenis konjungsi intrakalimat yang bisa saya saya sampaikan, untuk lebih jelasnya selanjutnya saya akan bahas konjungsi antar kalimat

Konjungsi Antar Kalimat

Apakah yang dimaksud denga konjungsi antar kalimat?

Apakah temen-temen tau? Yap, yang dimaksud dengan konjungsi antarkalimat adalah konjungsi yang berada pada satu paragraf, dan berfungsi menghubungkan kalimat satu dengan kalimat lainnya.
Contoh kata yang termasuk dalam kategori konjungsi antar kalimat adalah, kata oleh karena itu, akan tetapi, selain itu, dan dengan demikian.

Untuk lebih jelasnya langsung saja simak yuk simak penggunaan konjungsi ini di dalam kalimatberikut ini;
Contoh penggunaan konjungsi intrakalimat.
1. Dia duduk terjangkau dan aku pun terdiam.
2. Aku yang datang ke rumahmu atau kamu yang datang ke rumahmu.
3. Guru berkali-kali mengingatkanku, tetapi kamu tetap tidak berubah.

Contoh penggunaan Konjungsi antar kalimat
1. Mereka berbelanja ke pasar gondang legi. Sesudah itu, mereka pergi ke saudaranya di Ancol.
2. Keadaan memang sudah aman. Akan tetapi, kita harus tetap waspada.
3. Jika ingin berhasil, kamu harus rajin belajar. Selain itu, kamu jangan lupa untuk berdoa.

Konjungsi antar kalimat adalah kata yang konjungsi yang berada pada suatu paragraf dan berfungsi menghubungkan kalimat satu dengan kalimat yang lainnya.

 

Contoh kata yang termasuk konjungsi antar kalimat adalah: oleh karena itu, sebelum itu, namun, akan tetapi, kecuali itu, dengan demikian, sesudah itu, selain itu, sebaliknya.

Sesudah itu: Doni belanja ke pasar Gondang legi, Sesudah itu,  Mereka pergi saudaranya di kepanjen.

Akan Tetapi: Kondisi Pandemi ini memang sudah aman. akan tetapi, kita harus tetap patuh dengan protokol kesehatan.

Selain itu: Apabila kamu ingin jadi orang yangsukses, kamu harus rajin dalam belajar. Selain itu kamu jangan lupa untuk berdoa.

 

 

 

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!