Ayam Brahma Asli: Ciri, Jenis, Harga, Cara Beternak

Sahabat penghobi ayam pasti tahu ayam brahma kan? Ayam ini memiliki keunikan dan sangat banyak penghobi koleksi di Indonesia belakangan ini. Ayam ini cukup unik dan tidak banyak ditemukan di Indonesia sehingga tidak banyak orang yang mengenal ayam ini, karena ayam ini hanya di miliki oleh penggemar ayam saja.

Ayam ini asal usulnya berasal dari Amerika ayam brahmana merupakan ayam hasil silangan dari China pada tahun 1850 hingga 1930. Ayam ini merupakan salah satu jenis ayam yang bisa dimanfaatkan sebagai ayam petelur, ayam pedaging atau untuk hiasan.

Kakek dan Nenek dari ayam brahma ini berasal dari negara cina dan pertama kali di impor dari pelabuhan sanghai di china pada sekitar abad 19, dan salah satu nenek moyang dari ayam brahma bernama grey chittagong yang berasal dari negara banglades akan tetapi nenek moyoang yang sesungguhnya adalah berasal dari brahma india oleh sebab itu ayam ini disebut dengan nama ayam brahma.

Ayam Brahma

Ayam brahma
ayam brahma terbesar

Berikut akan kita bahas lengkap mengenai ayam barama mulai dari ciri hingga jenis-jenis dari ayam brahma itu sendiri.

Ciri Ayam Brahma

ciri ayam brahma asli
ciri ayam brahma asli

Ciri dari ayam brahma memang sangat unik. Hal ini membuatnya lebih mudah untuk di bedakan dengan ayam lainnya. Adapun berikut ini ciri-ciri dari ayam brahma:

1. Bulu Kaki Ayam Brahma

Ciri utama ayam brahma adalah bulunya yang tidak hanya muncul di badan tapi juga bisa ditemukan di area kaki.

2. Ukuran Ayam Brahma

Sedangkan untuk ukurannya ayam brahma terbilang memiliki ukuran yang besar adapun ukuran ayam brahma betina biasanya bobotnya bisa mencapai 4 kg sedangkan untuk bobot ayam brahmana jantan mencapaik berat 7 kg an. Oleh sebab itu tidak salah jika ayam ini cukup besar dan tingginya bisa mencapai 70 cm.

Perbedaan Ayam Brahma Dan Bantam Cochin

perbedaan ayam brahma dan bantam cochin
perbedaan ayam brahma dan bantam cochin

Ayam Brahma ternyata memiliki banyak persamaan dengan ayam jenis bantam chocin, Nah untuk Anda yang penasaran dengan perbedaan antara ayam brahma dengan ayam Cochin, maka berikut ini adalah beberapa perbedaan antara keduanya.

Adapun Perbedaan Ayam Brahma Dan Bantam Cochin:

1. Bobot

Apabila ditinjau dari segi bobotnya, ayam brahma dengan ayam Cochin memiliki perbedaan yang cukup signifikan yah karena untuk ayam jantan Cochin biasanya bobotnya hanya mencapai 5 kg paling besar.

Sedangkan untuk ayam brahma sendiri bisa mencapai hingga 7 kg seperti yang sudah disebutkan pada artikel diatas.

2. Jengger

Adapun jengger Ayam Cochin memiliki 1 jengger sedangkan ayam brahma memiliki jengger berjumlah 3. Biasanya jengger ini disebut dengan sumpel atau mawar.

3. Ekor

Apabila dilihat dari ekornya perbedaannya adalah bentuk dari ekor ayam Cochin yang membulat sedangkan ekor ayam brahma yang memiliki bentuk mengarah ke atas seperti celengan.

Cara Membedakan Ayam Brahma Jantan Dan Betina

Cara Membedakan Ayam Brahma Jantan Dan Betina
Cara Membedakan Ayam Brahma Jantan Dan Betina

Untuk membedakan ayam brahma yang jantan dan betina. Untuk ayam brahma yang jantan bobotnya bisa mencapai 7 kg sedangkan untuk betina memiliki bobot maksimal 4 kg an adapun perbedaan lainnya, bisa dilihat dari beberapa ciri berikut ini.

1. Bulu

Perbedaan pertama dari ayam brahma betina dan ayam brahma jantan adalah dari bulu yang dimilikinya, karena Ayam brahma betina memiliki bulu yang cenderung berbentuk oval sedangkan ayam brahma jantan memiliki bulu yang meruncing dibagian ujungnya atau sering disebut sebagai rawis.

2. Gerakan

Ciri kedua gerakannya, ayam brahma jantan memiliki gerakan yang lebih lincah dan susah ditangkap jika dibandingkan dengan ayam brahma betina hal ini dikarenakan ayam brahma betina biasanya lebih tenang saat ditangkap dan Ayam brahma betina mungkin akan lari tapi hal ini tidak berlangsung lama karena tidak didukung dengan stamina yang prima.

3. Jengger

Hal lain yang membedakan ayam brahma betina dan ayam brahma jantan adalah jengger yang dimilikinya karena Ayam brahma jantan memiliki jengger yang lebih besar dan biasanya mengeluarkan warna kemerahan dan cerah sedangkan untuk betina biasanya kepalanya lebih mulus dan jengger kecil.

Kelebihan Ayam Brahma

Adapun kelebihan yang dimiliki oleh ayam brahma adalah salah satunya kelebihan dari segi keindahan bulu yang dimilikinya.

Kelebihan ayam brahma ini memiliki penampilan yang lebih bagus, maka sudah pasti ayam brahma lebih banyak digunakan untuk ayam hias dibandingkan dengan ayam ternak. Akan tetapi semus jika digunakan sebagai ayam pedaging, maka jenis ayam ini juga sangat cocok.

Fakta Menarik dari Ayam Brahma

fakta ayam brahma
gambar ayan brahma saat kecil

Ayam brahma termasuk jenis ayam hias baru yang belum lama masuk pasaran lokal indonesia, namun mereka sangat populer. Tak kalah bahkan lebih populer dibanding jenis ayam hias terdahulu.

Bahasan sejarah asal usul ayam brahma ini memang sangat menarik untuk digali karena ada berbagai macam versi sejarah dari kehadiran ayam ini, dan beberapa sudah banyak diakui para ahli di dunia.

Menurut salah satu ahli, ayam brahma ini muncul ditepi sungai Brahmapootra atau Burrampooter, di India dimana nama asal mula ia berasal. Namun, menurut pandangan yang lain, ayam brahma sebagaimana mereka sekarang sering disebut dengan ayam cochin giant versi jenis abu-abu. Atau jenis yang berasal dari persilangan antara ayam cochin dan ayam chittagong warna kelabu.

Tak ada pembuktian bukti yang menunjukkan bahwa mereka berasal dari India Bahkan ayam ini telah lama dimiliki oleh Inggris, dan tidak ada unggas semacam itu yang pernah terlihat di daerah India.

Asal usul ayam brahma tidak berasal dari India, karena ayam brahma ini aslinya pertama kali dikembangbiakan di Amerika Serikat lalu dibawa ke eropa pada tahun 1840-an dari pelabuhan Cina Shanghai, dan akhirnya dikenal sebagai ayam Shanghai.

Bentuk kepala dan jengger telon yang khas pada ayam Brahma, diprediksi hasil dari perkawinan silang dengan ayam Grey Chittagong. Ayam Brahma pertama kali diekspor ke Inggris pada bulan Desember 1852. Ketika itu, seorang pengusaha bernama George Burnham mengirim sembilan ayam Grey Shanghai sebagai hadiah untuk Ratu Victoria.

Sejak sang ratu mempertunjukan ayam ini ke masyarakat luas, akhirnya jenis ayam brahma ini bersama dengan ayam Cochin memicu apa yang kemudian dikenal sebagai Hen Fever / demam ayam ( sebuah obsesi nasional untuk unggas yang melanda Amerika dan Inggris sekitar tahun 1853 ) dan sejak saat itu pula harga ayam brahma disana melonjak drastis.

Dua varietas dari jenis ini, yang sekarang dikenal sebagai Light Brahma dan dark brahma memiliki asal usul yang sangat berbeda.

Light yang pasti berasal dari Brahma, atau identik dengan ayam kelabu yang sejak impor pertama kali datang dari Shanghae dengan ayam buff dan ayam hutan yang sekarang secara universal dikenal sebagai Cochin.

Varietas Dark Brahma dikembangkan oleh para pemulia Inggris dari trah ini, dan kemudian diekspor kembali ke Amerika Serikat.

Kedua varietas ini pertama kali diakui oleh Standard of Perfection of the American Poultry Association pada tahun 1874. Dan berikutnya diikuti jenis buff pada tahun 1924.

Brahma chickens adalah jenis ayam pedaging dan menjadi jenis ayam konsumsi utama di AS dari tahun 1850 hingga sekitar 1930. Beberapa ayam memiliki postur yang sangat besar. Beratnya bisa mencapai sekitar 8 kg untuk jantan dan betina 6 kg.

Sejak awal, Ayam Brahma telah diakui tidak hanya karena penampilan dan ukurannya yang tidak biasa, tetapi juga karena kualitas praktisnya. Mereka dikenal memiliki daya tahan tubuh yang tangguh dan juga sebagai ayam petelur yang bagus.

Untuk negara-negara yang memiliki musim dingin ayam ini memang cocok dan ideal. Mengapa ideal ? karena berkat bulunya yang tebal ini menjadikannya mampu bertahan dalam kondisi dingin.

Fakta Ayam Brahma yang Terkenal

Ayam Brahma menjadi lebih terkenal dalam beberapa tahun terakhir setelah video seekor ayam jantan raksasa menjadi viral di media sosial sekitar tahun 2013 an, video yang diupload oleh seseorang yang berasal dari eropa telah membuat heboh dunia maya kala itu dan video ini menjadi sangat terkenal. Karena, didalamnya menampilkan ayam brahma yang super besar ukurannya.

Bahkan hingga saat ini jumlah penontonnya mencapai jutaan viewer akan tetapi, karena banyaknya yang mengupload ulang video ini, jadi hingga saat ini belum bisa dipastikan siapa peng upload pertama kalinya.

Ayam Brahma Berasal dari Asia

Mengenai asal usul ayam brahma, hingga saat ini masih menjadi kontroversi dan para ahli pun masih memperdebatkannya diantara beberapa klaim yang ada, akhirnya diterimalah klaim yang menyatakan bahwa ayam ini dikembangbiakan di amerika serikat dengan ayam dari asia sebagai cikal bakalnya karena sesepuh ayam brahma ini adalah ayam Cochin dari shanghai china, Ayam Malay dari melayu dan Ayam Chittagong dari india. Jadi bisa dibilang bahwa sesungguhnya cikal bakal ayam ini semuanya berasal dari Asia.

Ayam hasil persilangan

Sejarah mengenai ayam brahma ini. Diketahui bahwa, ayam brahma ini awalnya adalah ayam hasil persilangan antara ayam malay dengan ayam cochin pada waktu bersamaan, disilangkan juga dengan ayam chittagong yang berasal dari bangladesh.

Awalnya dijuluki brahma pootra chicken tetapi sampai sekarang lebih dikenal dengan sebutan brahma chicken saja atau Ayam Brahma..

Mudah untuk diternak

Merujuk pada pengalaman saya sendiri serta juga teman-teman peternak ayam brahma yang saya kenal karena hampir semuanya sepakat bahwa memelihara ayam brahma ini tergolong sangat mudah tidak Perlu skill untuk mengembangbiakannya.

Bila dibandingkan dengan ayam hias lainnya seperti ayam kalkun, ayam Bangkok dan ayam hias lainnya ayam brahma sangat mudah sekali perawatannya dan perkembang biakannya juga cepat dan banyak.

Ayam Brahma Menjadi Rekor dunia

Negara Eropa tercatat, ada ayam brahma yang memecahkan rekor bobot untuk ayam brahma, konon beratnya mencapai hingga 11kg dari pemiliknya diketahui, pakan dan perawatan yang diberikan kepada ayam brahma rekor ini sangat spesial.

Setiap hari, pemiliknya memberi pakan susu bubuk, konsentrat dan dia sendiri meracik pakan yang resepnya hingga saat ini masih belum terungkap dan jika resep ini bisa terpecahkan, akan segera bermunculan ayam brahma lain yang berukuran raksasa seperti ini.

Rajin bertelur

Ayam petelur hampir sama dengan karakter Ayam brahma juga dikenal sebagai ayam yang rajin bertelur karena Ayam ini sekali musim saja bisa menghasilkan banyak sekali telur dengan Rata-rata minimal 30-40 butir dalam satu musim.

Bila dikalkulasikan dalam satu tahun, mereka sanggup mengumpulkan telur hingga 300 butir / tahunnya ( satu musim = 2 -3 bulan ). Itu sama saja dengan menyatakan bahwa, ayam ini hanya libur bertelur selama 2 bulan saja dalam setahunnya !!. Mereka juga akan dengan senang hati bertelur sepanjang tahun, terutama di musim hujan.

Ayam yang ramah

Dibalik ukurannya yang besar seperti raksasa, ayam brahma memiliki tabiat sangat tenang dan tidak agresif. Mereka akan nyaman bila disentuh, dielus-elus bahkan dipeluk !!.Gerak gerik mereka juga terkesan begitu santai dan kalem, sehingga akan sangat mudah untuk ditangkap.

Beraneka Warna

Seperti kebanyakan ayam hias, ayam brahma juga memiliki keragaman jenis yang dibedakan menurut corak warna bulunya.

Ada beberapa kategori jenis ayam brahma yang saat ini beredar luas dan populer di Indonesia. Dipopulerkan pertama kali oleh jenis light dan self buff. Setelahnya lalu, hadir juga jenis blue, gold, dark brahma, issabel, white brahma dan black brahma.

Harga jual yang mahal

Ketika pertama kali ayam brahma ini beredar di pasaran Indonesia, untuk ukuran ayam hias baru harganya tergolong kurang ajar !! untuk ukuran kantong seperti saya khususnya. hehe. Walaupun saat itu harganya tinggi tapi, tetap laris dan diburu para penghobi.

Harga jual dipasaran lokal untuk ayam brahma pada tahun 2013 an, harganya bisa mencapai hingga Rp.25 juta perpasangnya. Namun, karena saat ini populasinya sudah semakin banyak, maka harganya pun sudah jauh lebih murah.

Berat yang fantastis

Karena saking besarnya, awalnya Ayam Brahma dijuluki sebagai ” king of chikens”. Namun, julukan ini berubah setelah ayam jersey giant berhasil mengalahkan besar bobotnya.

Ayam jersey giant sendiri merupakan ayam yang dihasilkan dari pengembangbiakan perkawinan silang antara ayam langshan, cemani dan dark brahma. Adapun dinamakan jersey giant karena, awalnya dikembangbiakan di kota new jersey amerika serikat.

Dulunya diproduksi secara masif untuk mengganti kekurangan akan daging kalkun. Namun, bobotnya tetap belum bisa mengalahkan kalkun itu sendiri. Konon, bobot ayam jersey giant mampu mencapai berat hingga 10 kg.

Jenis-jenis Ayam Brahma

jenis ayam brahma
jenis ayam brahma

Secara umum jenis ayam brahma dibedakan dari warna bulunya saja karena secara karakteristik, perikaku dan postur semuanya tergolong sama.  Pada awalnya ayam ini muncul, jenis paling dikenal ketika itu adalah jenis dark brahma, setelahnya bermunculan juga jenis baru lainnya. Diantaranya : light, buff, columbian, partridge dan lainnya.

Adapun jenis warna bulu awal ini masih condong mengikuti warna bulu nenek monyangnya yaitu ayam chittagong dan ayam cochin di indonesia sendiri, ayam brahma ini awalnya hadir dengan jenis buff dan light.

Berikut ini beberapa jenis yang saat ini populer dan jika anda berminat memilikinya, kami juga menyediakannya untuk dijual.

1. Columbian Light Brahma

ayam brahma jenis columbian light mungking sudah biasa dan pecinta ayam brahma tentu pasti sangat mengenal jenis ini.

Columbian light adalah jenis brahma paling populer dan best selling di seluruh dunia termasuk di indonesia di tahun 2013 an, ayam brahma semakin populer setelah munculnya video viral di youtube yang menampilkan ayam brahma dengan ukuran super besar. Jenis yang viral tersebut adalah jenis columbian light ini.

2. Gold Partridge brahma

Jenis gold partridge Warna bulu merah tajam berpadu dengan warna kuning keemasan adalah ciri utama dari jenis ini. Tampilannya yang menawan ini memang sanggup dan bahkan telah menyaingi kepopuleran jenis columbian light.

Beberapa tahun belakangan ini, kami juga telah mengembangbiakannya di peternakan kami. Namun, karena permintaan yang tinggi, sementara stok untuk jenis ini juga di tempat kami masih terbatas.

Sehingga, untuk gold partridge ini, stoknya tidak selalu tersedia. Jadi, bila anda berminat untuk memesannya, mungkin dibutuhkan lebih banyak waktu untuk memesannya. Sebelumnya anda harus inden terlebih dahulu.

3. Jenis Ayam Blue Brahma

Jenis blue brahmaBlue brahma merupakan jenis yang tergolong masih baru dan populasinya masih sangat langka. Jenis ini memiliki warna abu-abu cerah, dengan tambahan warna bulu hitam dibagian leher dan punggungnya.

Buka juga penawaran aneka jenis burung merak disini : Jual Burung Merak Biru + 3 Jenis Burung Merak Lainnya

4. Black Brahma

Jenis warna black brahma adalah jenis ayam brahma dengan warna hitam biasanya memang selalu mengundang perhatian, dan ini juga terjadi pada ayam brahma.

Bila digabungkan didalam kawanan dengan jenis lainnya, jenis ini pasti akan sangat terlihat menonjol. Untuk memiliki warna hitam polos pada bulu jenis ini dibutuhkan proses dan perjuangan, yang panjang.

Karena, terkadang di keturunannya / anakan nya, sering muncul bulu warna putih. Dalam istilah kawan-kawan penghobi disebut bulu ‘bocor’. Inilah sulitnya ketika mengembangbiakan jenis black ini. Beberapa peternak plasma yang bermitra dengan kami juga mengalami kendala yang sama.

Rata-rata 50-60% dari anakannya, tidak selalu memiliki warna bulu hitam polos. Untuk mengetahui kelak akan hitam polos atau tidak, baru bisa diketahui ketika mereka menginjak usia remaja.

Jadi, apabila anda berencana untuk membeli jenis black ini, kami sarankan membelinya diusia remaja antara usia 4-5 bulanan keatas. Karena pada usia ini, biasanya warna bulunya sudah paten dan tidak berubah lagi.

5. Buff Brahma

Ayam brahma jenis buff brahma memiliki ciri khas warna bulu kuning cerah kecoklatan. Jenis ini sekilas hampir mirip dengan ayam giant cochin. Seperti yang disebutkan di awal artikel ini, buff merupakan jenis generasi awal dari ayam brahma. Bisa dikatakan, mereka adalah salah satu ‘senior’ dari generasi jenis-jenis brahma.

6. Ayam Brahma Mix Colour

Jenis yang terakhir ini adalah jenis ayam brahma yang unik. karena Mix colour yang kami maksud ini, adalah jenis warna perpaduan hasil dari persilangan aneka jenis warna pada brahma. Keunggulan jenis ini lebih variatif warna bulunya.

Masih terdapat banyak jenis brahma yang belum kami tuliskan reviewnya diantaranya : salmon brahma, issabel, dark dll. Mungkin dilain waktu akan saya bahas profilnya. Berikut contoh foto serta aneka jenis warna brahma lainnya.

Harga Ayam Brahma

harga ayam brahma
harga ayam brahma

USIA HARGA JUMLAH
1 Bulan Rp. 150.000 1 Ekor
2 Bulan Rp. 250.000 1 Ekor
3 Bulan Rp. 350.000 1 ekor
4 Bulan Rp. 500.000 1 ekor
5 Bulan Rp. 650.000 1 ekor
Calon Induk Rp. 1.100.000 Sepasang
Indukan Rp. 1.500.000 – 4.000.000 Sepasang

Catatan :

Daftar harga diatas hanya berlaku untuk jenis columbian, buff dan mix color. Untuk cek harga jenis lainnya, silahkan kontak kami untuk keterangannya.

Daftar Harga ayam brahma diatas belum termasuk biaya ongkir.Harga sewaktu-waktu masih bisa berubah.Harga diatas sudah termasuk jaminan / garansi kematian dalam pengiriman dan garansi 3 hari di tempat.

Cara Beternak Ayam Brahma

Ternak Ayam Brahma
Ternak Ayam Brahma

Untuk bisa sukses beternak ayam brahma, maka Anda perlu perhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Kandang Ayam Brahma

Hal pertama adalah kandangnya. Ayam brahma bisa dipelihara dengan cara dikandang atau bisa juga dipelihara secara lepas. Hal ini disebabkan karena sifatnya yang cukup jinak.

2. Ukuran Kandang Ayam Brahma

Akan lebih baik jika ayam brahma ini diumbar sehingga bisa lebih leluasa mencari pakan dan bisa mendapatkan pertumbuhan maksimal.

3. Bibit Ayam Brahma

Bibit ayam brahma yang baik dan wajib dipilih adalah bibit yang sehat, lincah, tidak cacat dan memiliki bulu yang bersinar. Jangan lupa pastikan ada bulu di bagian kaki untuk memastikan ayam yang Anda beli adalah ayam brahma.

4. Pakan Ayam Brahma

Untuk pakannya, ayam brahma ini bisa diberikan pakan yang bervariasi. Akan tetapi pakan utama dari ayam brahma ini adalah pur. Campuran pur penting untuk memastikan ayam memiliki postur yang tinggi, berotot dan juga memiliki kualitas keturunan yang baik.

5. Pakan Anakan Ayam Brahma

Untuk anakannya, pur harus diberikan. Akan tetapi Anda juga bisa menambahkan nasi atau irisan sayuran. Jangan lupa untuk memberikan vitamin dan air yang ditempatkan di area yang lebih tinggi sehingga air minumnya tetap bersih.

Kandungan protein yang dikonsumsi oleh ayam juga sangat penting untuk kualitas kesehatan dan daya tahannya.

6. Cara Merawat Ayam Brahma

Jika Anda akan merawat ayam brahma, maka sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan kandang. Hal ini disebabkan karena ayam ini cukup mudah terserang penyakit sehingga Anda harus memastikan ayam mendapatkan asupan protein dan memastikan konsumsi vitamin.

Nah demikian ulasan yang bisa kami berikan mengenai ayam brahma ini. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk Anda yang sedang penasaran dengan ayam brahma ini ya.

Tinggalkan komentar