Tips-tips Menjelang Ramadhan 2019 Agar Menjadi Insan yang Lebih Baik

Tips-tips Menjelang Ramadhan 2019 Agar Menjadi Insan yang Lebih Baik

 

Bulan Ramadhan 2019 akan segera tiba Seluruh umat muslim di Indonesia dan seluruh dunia bergembira karena menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Bulan suci Ramadhan adalah bulan kesembilan pada penanggalan Hijriah. Bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang paling dirindukan oleh umat muslim dan banyak yang menyebutnya sebagai bulan seribu bulan.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nanti oleh umat muslim di seluruh dunia, karena dibulan inilah kita bisa berlomba-lomba meraih berkah penuh limpahan pahala. menjalankan puasa Ramadhan adalah hal utama bagi umat muslim yang beriman dan bertakwa.

Tahukah Anda, di bulan Ramadhan ini amal kebaikan umat muslim akan dibalas dengan berkah pahala yang berlipat ganda. Bahkan jika kita menjalani puasa Ramadhan dengan sempurna dalam artian satu bulan penuh.

Maka ketika hari lebaran datang nanti, kita akan di bersihkan dari dosa di tahun sebelumnya bagaikan seorang bayi yang baru lahir di dunia. Sungguh besar kuasa Allah, oleh sebab itu sebelum kita menjalankan puasa Ramadhan kita perlu tahu dahulu agenda-agenda atau jadwal pelaksanaan puasa Ramadhan untuk di tahun 2019 ini.

Penentuan awal Ramadhan yang dikeluarkan Pengurus Pusat Muhammadiyah ini berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pengurus Pusat Muhamadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 akan jatuh pada tanggal 6 Mei 2019. Dengan adanya keputusan itu kemungkinan besar umat muslim sudah melakasanakan shalat tarwih pada Ahad tanggal 5 Mei 2019.

Pengurus Pusat Muhammadiyah juga telah menyusun jadwal Imsakiyah, jadwal buka puasa dan Jadwal shalat selama bulan Ramadhan berlangsung. semua Jadwal tersebut disusun Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat Muhammadiyah yakni Ustaz Oman Fathurohman SW.

Jadwal Ramadhan yang disusun oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah semata-mata untuk memudahkan masyarakat Indonesia mengetahui waktu buka puasa dan Imsakiyah di bulan Ramadhan 2019 di Indonesia.

Tips-tips Menyambut Bulan Ramadhan 2019:

Karena Bulan Ramadhan 2019 adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim, mengapa demikian karena bulan Ramadhan adalah Bulan yang penuh berkah bagi setiap muslim. sungguh disayangkan apabila kita kita tidak bisa memaksimal ibadah saat bulan Ramadhan tiba.

So, persiapan seperti apa yang harus disiapkan menyambut bulan Ramadhan? yuk mari kita simak artikel dibawah ini.

Berbelanja Bahan Makanan Ramadhan Lebih Awal

Sebelum tempat jualan bahan makanan seperti pasar dan supermarket di banjiri oleh pembeli, mulailah anda berbelanja keperluan bahan makan yang bisa disimpan dalam waktu yang panjang misalnya makanan kering dan bumbu-bumbu makanan.

Tapi perlu anda ingat, jangan sampai membeli bahan makanan secara berlebihan. Oleh sebab itu usahakan mencatat bahan makanan terlebih dahulu sebelum anda datang ke tempan jual bahan makanan dan kira-kira juga apa saja yang kita butuhkan.

Dengan cara pakah kita bisa mengetahui apa saja yang kita perlukan salah satunya dengan cara membuat daftar menu berbuka dan sahur selama sebulan dengan memadukan beberapa menu supaya satu keluarga tidak bosan dengan hidangan yang disajikan.

Apabila anda membeli bahan makanan basah, seperti ayam, daging, ikan, kita bisa menyiapkan seminggu atau 4-3 hari sebelum Ramadhan cara mengolah bahan makanan atau lauk makanan basah anda Cukup bumbui bahan makanan atau lauk makanan, hingga siap masak lalu bekukan di freezer.

Alangkah baiknya Jangan langsung ditempatkan dalam satu tempat (freezer) lebih baik jika dibagi per porsi sekali makan. Sehingga ketika kita memasak, kita tak perlu mengcairkan semuanya Cukup satu porsi atau sesuai kebutuhan.

Belanja sejak jauh hari bukan hanya akan menghemat tenaga karena tak perlu berdesak-desakan dan lama antre.

Tetapi juga bisa menghemat anggaran, karena kita bisa mengontrol dengan baik apa saja yang kita butuhkan karena ada waktu yang banyak untuk berpikir.

Doa Niat Puasa Ramadhan dan Berbuka

Sebelum berpuasa, ada baiknya kita satukan niat kita untuk benar-benar berpuasa karena Allah SWT. Karena puasa bukan hanya sekedar menahan lapar saja, tetapi juga melengkapi ibadah kita di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

 

Doa Puasa Ramadhan

1. Niat Puasa Ramadan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

 

 

Doa Buka Puasa

Waktu berbuka puasa ditandakan dengan kumandang adzan magrib. Walaupun setiap daerah memiliki waktu berbuka yang berbeda-beda, bukan berarti niat doa buka puasa kita berbeda dengan lainnya. Ini karena puasa kita adalah ibadah wajib kita selama bulan Ramadhan.

Terdapat beberapa versi dari doa buka puasa Ramadan. Umumnya, doa buka puasa yang diucapkan masyarakat Tanah Air adalah sebagai berikut:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Allaahummalakasumtu wabika amantu wa’aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin”

Artinya :

“Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”

 

Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)

 

Kedua doa diatas telah diajarkan turun temurun dari Ulama ke Ulama yang dipercaya oleh umat. Seperti dalam artinya, karena Allah Ta’ala. Itulah mengapa sebelum berpuasa kita harus mengetahui doa puasa Ramadhan nya terlebih dahulu baik itu doa niat puasa dan juga doa berbuka puasanya. Semoga jawaban ini dapat membantu untuk memperlancar puasa kita selama bulan Ramadhan.

Membersihkan Perlengkapan Ibadah

Hal lain yang wajib dilakukan menjelang bulan Ramadhan adalah mencuci berbagai perlengkapan ibadah, mulai dari mukena, sarung, peci, hingga sajadah.

Perlengkapan ibadah tersebut biasanya secara rutin dicuci, namun rasanya lebih afdol saat menjelang Ramadhan dicuci kembali.

Alasannya, bila perlengkapan ibadah yang kita gunakan bersih dan wangi, akan lebih nyaman menggunakannya.

Sebaiknya untuk mukena pilihlah bahan yang adem, seperti katun rayon atau sejenis katun lainnya.

Bahannya yang adem, bikin kita lebih nyaman saat beribadah. Terutama saat tarawih.

Perlengkapan sholat yang bersih juga untuk menjaga kenyamanan orang lain.

Pasalnya selama Ramadhan umat muslim juga melakukan ibadah rutin salat tarawih selama (hampir) satu bulan penuh, dan umumnya dilakukan di masjid dekat rumah bersama dengan tetangga dan warga yang lain.

Bila perlengkapan ibadah terlihat “dekil” dan mengeluarkan bau kurang sedap karena lembab, rasanya bikin tidak nyaman bukan hanya diri sendiri tapi juga orang lain.

Menyiapkan Alarm Sahur Puasa

Bangun sahur di awal Ramadhan biasanya cukup sulit. Karena tubuh belum terbiasa.

Oleh karena itu siapkan lah alarm. Bila tidak punya jam weker, cara yang paling mudah adalah menyetel alarm di telepon selular.

Jangan hanya di satu HP. Bila perlu semua HP anggota keluarga menyetel alarm, agar bisa saling mengingatkan.

Menyiapkan Obat atau Bila Perlu Konsultasi ke Dokter

Jika sedang hamil atau punya riwayat penyakit yang berkaitan dengan lambung atau penyakit tertentu, siapkan lah obat.

Atau jika perlu konsultasilah ke dokter. Agar bisa meminimalisir penyakit datang saat tengah beribadah.

Menyiapkan Hati yang bersih

Dan yang tak kalah penting adalah menyiapkan hati.

Persiapan hati menjelang Ramadhan sehingga bulan penuh berkah dan ampunan ini tidak berlalu begitu saja.

Buka hati selebar-lebarnya. Perbanyak ibadah wajib dan sunnah.

Jangan lupa perbanyak membaca Al-Quran dan sedekah. Agar kelak setelah bulan Ramadhan berlalu, kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Demikian empat hal yang sebaiknya dipersiapkan menjelang bulan Ramadan.

Syarat Wajib, Niat, dan yang Membatalkan Puasa Ramadhan

Sebelum menunaikan ibadah Puasa Ramadhan, ketahui dulu syarat wajib dan rukun-rukunnya.

Syarat wajib adalah syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang sebelum melaksanakan suatu ibadah Ramadhan.

Seseorang yang tidak memenuhi syarat wajib, maka gugurlah tuntutan kewajiban kepadanya.

Sedangkan rukun adalah hal-hal yang harus dilakukan dalam sebuah ibadah.

Berikut syarat wajib Puasa Ramadhan

1. Islam

Syarat pertama seseorang itu diwajibkan menjalankan ibadah puasa, khususnya puasa Ramadhan, yaitu ia seorang muslim atau muslimah. Karena puasa adalah ibadah yang menjadi keharusan atau rukun keislamannya, sebagaimana termaktub dalam hadits yang diriwayat kan oleh Imam Turmudzi dan Imam Muslim:

Dari Abi Abdurrahman, yaitu Abdullah Ibn Umar Ibn Khattab r.a, berkata: Saya mendengar Rasulullah s.a.w, bersabda: Islam didirikan dengan lima hal, yaitu persaksian tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, didirikannya shalat, dikeluarkannya zakat, dikerjakannya hajji di Baitullah (Ka’bah), dan dikerjakannya puasa di bulan Ramadhan. (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari: 7 dan Muslim: 19) sumber: www.nu.or.id

2. Baligh

Syarat yang kedua yaitu sudah baligh, dengan ketentuan ia pernah keluar mani dari kemaluannya baik dalam keadaan tidur atau terjaga, dan khusus bagi perempuan sudah keluar haid. Dan syarat keluar mani dan haid pada batas usia minimal 9 tahun.

Bagi yang belum keluar mani dan haid, maka batas minimal ia dikatakan baligh pada usia 15 tahun dari usia kelahirannya. Dengan syarat ketentuan baligh ini, menegaskan bahwa ibadah puasa ramadhan tidak diwajibkan bagi seorang anak yang belum memenuhi ciri-ciri kebalighan yang telah disebutkan di atas.

sumber: www.nu.or.id

3. Berakal sehat

Syarat yang ketiga bagi seorang muslim dan baligh itu terkena kewjiban menjalankan ibadah puasa, apabila ia memiliki akal yang sempurna atau tidak gila, baik gila karena cacat mental atau gila disebabkan mabuk.

Seseorang yang dalam keadaan tidak sadar karena mabuk atau cacat mental, maka tidak terkena hukum kewajiban menjalankan ibadah puasa, terkecuali orang yang mabuk dengan sengaja, maka ia diwajibkan menjalankan ibadah puasa dikemudian hari (mengganti di hari selain bulan ramadhan).

sumber: www.nu.or.id

4. Sehat Jasmani dan Rohani

Syarat keempat adalah sehat dan kuat menjalankan ibadah puasa. Selain islam, baligh, dan berakal, seseorang harus mampu dan kuat untuk menjalankan ibadah puasa. Dan apabila tidak mampu maka diwajibkan mengganti di bulan berikutnya atau membayar fidyah. sumber: www.nu.or.id

5. Mengetahui awal bulan Ramadhan

Puasa Ramadhan diwajibkan bagi muslim yang memenuhi persyaratan yang telah diuraikan di atas, apabila ada salah satu orang terpercaya (adil) yang mengetahui awal bulan Ramadhan dengan cara melihat hilal secara langsung dengan mata biasa tanpa peralatan alat-alat bantu.

Dan persaksian orang tersebut dapat dipercaya dengan terlebih dahulu diambil sumpah, maka muslim yang ada dalam satu wilayah dengannya berkewajiban menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Dan apabila hilal tidak dapat dilihat karena tebalnya awan, maka untuk menentukan awal bulan Ramadhan dengan menyempurnakan hitungan tanggal bulan Syaban menjadi 30 hari.

Sebagaimana hadits Nabi Muhammad s.a.w, yang diriwayatkan oleh Imam Buchori, r.a:

Berpuasa dan berbukalah karena melihat hilal, dan apabila hilal tertutup awan maka sempurnakanlah hitungannya bulan menjadi 30 hari. (H.R. Imam Buchori)

Tata Cara Untuk Puasa Ramadhan

1. Membaca Niat Puasa Ramadhan

Niat Puasa Ramadhan merupakan pekerjaan ibadah yang diucapkan dalam hati dengan persyaratan dilakukan pada malam hari hingga sebelum fajar dan wajib menjelaskan kefarduannya di dalam niat tersebut, contoh; saya berniat untuk melakukan puasa fardlu bulan Ramadhan, atau lengkapnya dalam bahasa Arab, sebagai berikut:

“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

2. Menahan Diri

Rukun kedua adalah menahan diri segala sesuatu yang membatalkan puasa. Untuk detailnya apa-apa yang membatalkan puasa akan dijelaskan pada pasal sesuatu yang membatalkan puasa.

“…maka sekarang campurilah, dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu, serta makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu malam tiba…” (QS. al-Baqarah, 2: 187)

7 hal yang dapat membatalkan puasa Ramadhan, yaitu:

  1. Makan dan minum secara berkesinambungan dengan segaja
  2. Berhubungan seksual
  3. Keluar air mani dengan sengaja karena bersentuhan
  4. Perempuan yang mengalami haid atau nifas
  5. Muntah karena disengaja
  6. Gila atau hilang akal
  7. Keluar dari Islam.

Seluruh umat muslim wajib menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan.

Masalah yang paling sering muncul ketika sedang berpuasa ialah bau mulut.

Hal ini terjadi karena selama puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan makan dan minum seperti biasanya.

Tak hanya itu, masalah bau mulut juga bisa terjadi akibat adanya gangguan percernaan.

Nah, taukah kamu ternyata masalah bau mulut ini bisa diatasi dengan berbagai cara, salah satunya dengan memilih asupan makanan yang tepat saat sahur.

Dengan pilhan menu sahur yang tepat, masalah bau mulut yang membuat kita tak percaya diri bisa teratasi.

Tips untuk Menghilangkan bau mulut yang sedang Puasa

1. Konsumsi Yoghurt

Yoghurt
Yoghurt (Warta Kota)
Mengonsumsi yoghurt bisa jadi pilihan yang tepat untuk mengurangi bau mulut.

Yoghurt mengandung probiotik, yakni bakteri baik yang mampu melawan bakteri dan mencegah pertumbuhan bakteri yang terdapat di rongga mulut, sehingga mencegah terjadinya bau mulut.

2. Minum Teh Hijau

Minum teh hijau.
Minum teh hijau. (greenoverdose)
Secangkir teh juga bisa jadi senjata ampuh untuk menghilangkan bau mulut yang tidak sedap.

Teh hijau mengandung antioksidan berupa zat polyphenol yang berguna untuk meruntuhkan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Tak hanya itu, teh hijau juga mengandung zat aktif bernama catechins yang dapat menghilangkan plak di gigi, yang juga menjadi salah satu penyebab bau mulut.

Sebaiknya, konsumsi teh tanpa gula, karena gula berisiko menempel pada gigi sehingga menimbulkan plak.

3. Makan Apel

Mengunyah apel dapat membantu memproduksi air liur yang menciptakan pembersih mulut alami, sehingga membantu membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan.

Apel juga dapat memberikan kelembapan pada mulut yang diperlukan untuk menghilangkan bakteri.

Selain itu, apel dan bayam juga mengandung polifenol yang menjaga kesehatan rongga mulut.

4. Daun Peterseli

Tahukah kamu, ternyata peterseli bisa bermanfaat untuk menyegarkan nafas kembali.

Cukup kunyah tangkai peterseli dan napas pun akan segar kembali.

Tak hanya di mulut, peterseli juga memiliki kandungan herbal yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan memberi sensasi segar di perut.

5. Jeruk, Lemon,Tomat

Buah-buahan di atas kaya akan kandungan vitamin C yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut dan menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.

Lagu Ramadhan Tiba Ciptaan Opick

Ramadhan tiba 3X
Marhaban Ya Ramadhan 4X

Ramadhan tiba 3X
Marhaban Ya Ramadhan 4X

Ramadhan tiba semua bahagia
Tua dan muda bersuka cita
Bulan ampunan bulan yang berkah
Bulan terbebas api neraka

Andaikan saja Ramadhan semua
Bulan yang tiba bulan yang ada
Karena besarnya setiap pahala
yang di janjikan kepada kita

 

Marhaban Ya Ramadhan 4X

Dalam bersahur ada pahala
Dalam berbuka alangkah indah
Menahan diri menahan lidah
Menjaga hati menjaga mata

Banyakkan amal hari-harinya pahala
Datang berlipat ganda
Berlomba-lomba untuk ibadah
Dunia bahagia surga nanti gantinya

Ramadhan tiba 3X
Ramadhan tiba 3X

Dan semoga setiap jiwa
Diberikan ampunan-Nya
Dan semoga hapus semua
Kesalahan setiap jiwa

 

Marhaban Ya Ramadhan 4X
Marhaban Ya Ramadhan 4X
Marhaban Ya Ramadhan 4X
Marhaban Ya Ramadhan 4X

Hukum Ungkapan ‘ramadhan Karim’

Ibnu Utsaimin mengatakan, “Ungkapan ‘ramadhan karim’ [yang berarti ramadhan itu pemurah] adalah ungkapan yang tidak benar. Yang tepat adalah mana kala kita katakana ‘ramadhan mubarok’ – ramadhan penuh dengan kebaikan- atau kalimat yang semisal. Ungkapan di atas tidaklah tepat karena ramadhan itu tidak memberi sehingga dia layak disebut karim [dalam bahasa arab karim berarti mulia karena suka memberi]. Allah lah yang meletakkan berbagai keutamaan dalam bulan Ramadhan dengan Allah jadikan bulan Ramadhan bulan yang utama dan waktu pelaksanaan salah satu rukun Islam” [Majmu Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin jilid 20 hal 93-94 terbitan Dar Tsuraya Riyadh, cetakan kedua tahun 1426 H.]

hal ini diperkuat dengan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin:

سئل العلامة ابن عثيمين رحمه الله: ️عن حكم كلمة: رمضان كريم ؟

Mengenai hukum kalimat “Ramadhan Karim”?

Beliau menjawab:

حكم ذلك أن هذه الكلمة: (رمضان كريم) غير صحيحة،
وإنما يقال: (رمضان مبارك)، وما أشبه ذلك،
️لأن رمضان ليس هو الذي يعطي حتى يكون كريماً، وإنما الله تعالى هو الذي وضع فيه الفضل .

“Hukumnya adalah bawah kalimat ini “Ramadhan Karim” (terjemahnya: Ramadhan itu pemurah) adalah tidak benar. Yang benar adalah “Ramadhan Mubarak” (Ramadhan yang diberkahi) atau yang semisal, karena bukan Ramadhan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini.” [Majmu’ Fatawa Syaikh Al-‘Ustaimin 20/254)

Catatan:
Hendaknya kita mengikuti nash yang menyebut Ramadhan dengan sebutan “Ramadhan Mubarak” sebagaimana dalam hadits berikut:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadhan, BULAN MUBARAK (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad, shahih)

Menu Buka Puasa yang Nikmat dan Sehat

Alhamdulilah, bulan Ramadhan akan datang. Apakah Sahabat sudah temukan menu buka puasa yang sehat dan enak? Menu buka puasa yang paling baik bukan hanya sekedar dapat mengisi perut saja, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita setelah seharian berpuasa seperti menu berbuka puasa berikut ini.

Sajian Manis dalam Mangkuk Isi Bubur Biji Salak
Tenang saja, sajian ini bukan biji si buah salaknya tetapi campuran tepung dan ubi sehingga terbentuk seperti biji salak. Sajian manis ini sering sekali menjadi menu buka puasa yang dapat dibeli di pinggir jalan. Dengan sajian gula dan karbohidrat ini, Anda dapat kembali semangat dan mengisi nutrisi tubuh Anda dengan cepat.

 

Kreasi Menu Berbuka Gandum Oat dengan Buah-buahan
Gandum identik dengan sehat karena memiliki serat dan juga nutrisi yang baik untuk tubuh. Walaupun sering dijadikan menu untuk sarapan pagi, tak ada salahnya untuk membuat sajian ini sebagai menu buka puasa. Sahabat juga bisa menambahkan buah-buahan seperti stroberi, leci, anggur dan buah lainnya untuk melengkapi menu sehat Anda.

Kue Tradisional Indonesia, Kue Putu Mayang
Jika Anda ingin menyicipi menu tradisional, Anda bisa mencoba dengan membeli kue putu mayang. Walaupun termasuk “kue jaman old”, tetapi menu camilan ini bisa menjadi sajian pas untuk dijadikan menu berbuka puasa. Paling enak disajikan dengan suhu yang hangat agar gulanya meleleh di dalam kue.

Bubur Sumsum, Bubur Manis Sederhana
Bubur tambah sumsum jadilah bubur sumsum. Namun, bukan sumsum tulang hewan yang dimaksud di menu berbuka ini. Karena terlihat terang dan pucat, makanya bubur ini disebut dengan bubur sumsum.

Hitam Manis Bubur Ketan Hitam
Apakah Sahabat tahu dengan ketan hitam? Sajian tradisional ini sering menjadi makanan camilan untuk sehari-hari. Namun, sajian ini juga bisa sangat pas untuk berbuka puasa karena memiliki nutrisi dan juga serat yang baik untuk tubuh.

Es Koktail Orang Indonesia, Es Teler
Es teler? Es membuat orang teler? Bukan, ini adalah menu es teler yang berisi kelapa, nangka, alpukat, serta dibubuhi oleh serutan es dan susu kental manis. Menu ini sering sekali dijadikan sajian berbuka puasa karena selain segar, sajian ini memberikan banyak manfaat dan juga manis sehingga dapat mengisi kebutuhan nutrisi tubuh setelah berpuasa seharian.

Berbuka dengan Bubur Kacang Hijau
Bayangkan saja, kacang hijau ditambah santan dan gula. Bagaimana rasanya? Ya, makanan yang tidak asing ditelinga kita ini menjadi menu buka puasa yang sering diminati masyarakat Indonesia. Walaupun sudah banyak produsen yang membuat makanan ini, bubur kacang hijau tetap menjadi pilihan menu takjil yang sering diburu.

Es Selendang Mayang ala Suku Betawi
Selendang mayang. Sajian yang berisi adonan tepung beras warna warni serta tambahan buah ini menjadi salah satu menu buka puasa yang sering dicari para pemburu takjil. Warnanya yang menggugah dan rasanya yang begitu segar dan manis merupakan sajian ideal untuk berbuka puasa. Walaupun mencarinya agak susah karena sudah jarang yang menjualnya, tetapi menu es ini patut dicari.

Sajian Manis dengan Kehangatan Kolak Pisang dan Ubi

Kolak menjadi sajian paling tidak asing. Ya, makanan yang manis berisi pisang dan ubi ini menjadi takjil favorit masyarakat Indonesia. Apalagi jika disajikan hangat, sangat nikmat dan juga mengugah selera.

Es Kopyor, Menu Buka Puasa khas Jawa Tengah
Kopyor itu apa ya? Kuliner yang terbuat dari kelapa yang mengalami kelainan genetik ini ternyata menjadi sajian segar untuk berbuka puasa. Banyak yang berpendapat kelapa jenis kopyor ini sangat menyegarkan dan lembut untuk dimakan dibandingkan dengan kelapa biasa. Apakah Sahabat sudah pernah mencobanya?

Segar Berbuka Puasa dengan Aneka Buah-buahan dengan Es Buah
Buah-buahan memang penting untuk tubuh, apalagi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Sebab, buah-buahan mengandung nutrisi dan vitamin yang penting dan sangat bermanfaat untuk kita yang tengah berpuasa seharian lamanya. Nah, menurut sahabat paling enak mana, es buah atau sop buah ya?

Es Kelapa Muda Aneka Rasa
Kata siapa es kelapa hanya kelapa dan gula saja? Ternyata sajian buka puasa ini dapat dikreasikan dengan buah-buahan atau rasa tambahan lainnya seperti susu coklat milo, buah alpukat, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tidak Berpuasa karena Khawatir terhadap Anak, Bagaiamana Hukumnya?

Segarnya Buah Blewah dalam Gelas
Blewah sering dibilang menjadi buah iconic setiap bulan Ramadhan. Karena harum dan kesegarannya membuat es blewah menjadi hidangan paling favorit selama puasa Ramadhan.

Es Segar Es Cendol dari Sunda Punya
menu buka puasa

Siapa yang belum tahu es cendol? Minuman yang tidak pernah ada lekang oleh waktu ini sering menjadi minuman paling dicari untuk menu buka puasa. Terkenal dingin dan manis, sajian cendol dengan es ini menjadi raja takjil hampir di setiap daerah. Sahabat sudah pernah mencobanya?

Gurih-gurih Hangat dengan Singkong Rebus Keju
Singkong hangat ditambah taburan keju. Sahabat Zakat pernah mencobanya? Sehat dan berserat, dengan memakan ini saja, energi kita akan langsung terisi dengan cepat. Jangan lupa untuk mencari singkong keju saat bulan Ramadhan ya!

Nikmatnya Mutiara Merah Muda dengan Bubur Sagu Mutiara
Sahabat tahu dengan kue sagu mutiara? Ternyata kue ini juga bisa dijadikan bubur juga dan menjadi sajian takjil dengan tambahan santan dan pisang. Bedanya dengan versi kue adalah sajian ini berbentuk bubur dan pas untuk dijadikan menu takjil.

Buah Timun tambah Suri jadilah Es Timun Suri
Timun suri namanya. Buah yang berteman dekat dengan melon dan ketimun ini ternyata menjadi buah yang sering dicari selama bulan Ramadhan. Buah ini dapat disajikan tanpa es ataupun dengan es karena rasa buahnya yang segar bahkan es pun jarang dipakai untuk sajian buka puasa satu ini.

Kue Mungil Kue Klepon
menu buka puasa

Kue klepon atau sering disebut kue onde-onde merupakan salah satu makanan camilan yang sering disajikan saat berbuka puasa. Walaupun bentuknya yang bulat dan kecil, kue yang ditaburi kelapa ini menjadi sajian takjil primadona di bulan Ramadhan.

Bukan Tempat Burung, Hanya Es Sarang Burung
Sarang burung? Tenang, hidangan ini bukan tempat hidupnya para burung tetapi es sarang burung. Sajian segar yang terbuat dari parutan agar-agar tak berwarna ini dapat menjadi salah satu menu berbuka favorit untuk keluarga karena rasanya yang enak dan segar.

Si Manis Lembut Puding Aneka Rasa
Siapa yang tidak suka puding? Ada pudding vanilla, coklat, stroberi, dan lain sebagainya. Menu yang buka puasa yang sering dijadikan dessert ini bisa menjadi sajian takjil yang manis untuk mengisi perut yang kosong. Sangat pas sekali untuk sajian keluarga.

Pisang Bukan Hijau dengan Es Pisang Ijo
Hanya di Indonesia saja. Jika biasanya pisang berwarna kuning, kali ini pisang bisa menjadi berwarna hijau seperti menu es pisang ijo satu ini. Ditambah dengan es dan balutan adonan tepung berwarna hijau, es pisang ijo menjadi menu takjil idaman untuk para pencari takjil.

Martabak Tahu Goreng Berkulit Lumpia
Sahabat pernah mencoba martabak? Pastinya martabak tahu tidak terdengar aneh bukan? Ya, sajian makanan yang biasanya disajikan dengan telur atau terigu dengan topping yang beraneka raga mini juga bisa dipadukan dengan tahu. Walaupun masih jarang peminatnya, sajian ini merupakan menu berbuka yang idela karena mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh.

Smoothie Buah-buahan yang Manis dan Segar
Jika Sahabat Zakat pernah mencoba jus buh, pasti smoothie buah-buahan sangat familiar bukan? Berbeda dengan jus buah biasa, smoothie merupakan campuran dari bahan-bahan seperti buah, sayuran, dan susu sehingga menjadi manis dan lembut seperti minum susu rasa buah. Sahabat tertarik mencobanya?

Baca Juga: Hanya ada di Ramadhan saja, yuk kejar !!

Menu Berbuka Luar Negeri dengan Pancake Buah-buahan
Bentuknya bulat dan pipih seperti piring yang mempunyai dua wajah yang sama. Namanya pancake. Makanan yang berasal dari Belanda ini dapat menjadi sajian takjil yang mengenyangkan selama bulan puasa. Selain enak, pembuatannya pun mudah, Anda hanya perlu menyiapkan pan (Teflon) dan adonan kue (cake) dan membuatnya dalam api yang kecil. Mudah bukan?

Manis dan Segar dengan Menu Es Cincau
Es cincau kerap sekali disuguhi sebagai menu buka puasa di berbagai daerah. Walaupun banyak penjualnya, es cincau ini menjadi minuman dingin terfavorit sebagai menu takjil terutama di pulau Jawa.

Banyak sekali bukan menu buka puasa nya? Akan lebih baik lagi jika kita membagikan menu-menu ini kepada orang-orang yang sama sekali belum pernah mencoba semua sajian di atas. Yuk, ikutan program Parsel Ramadhan dari Dompet Dhuafa dalam berbagi kebaikan melalui hadiah Parsel Kebaikan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

 

 

Tinggalkan komentar